HARIANEXPRESS – Bali kembali menjadi pilihan selebritas Korea Selatan untuk menikmati liburan panjang. Kali ini, Soyou, mantan personel SISTAR, menghabiskan sekitar satu bulan di Pulau Dewata dengan agenda yang memadukan wisata, kuliner, olahraga, hingga aktivitas wellness.
Pesona Bali seolah tidak pernah kehilangan daya tarik bagi wisatawan mancanegara. Keindahan alam, suasana tropis, beragam pilihan akomodasi, serta berkembangnya wisata kebugaran menjadikan Pulau Dewata tempat ideal bagi mereka yang ingin menikmati perjalanan dengan ritme lebih santai.
Pengalaman itu pula yang dirasakan penyanyi Korea Selatan Soyou. Mantan personel girl group SISTAR tersebut diketahui menghabiskan waktu cukup panjang di Bali dan mengabadikan sejumlah kegiatannya melalui kanal YouTube pribadinya, Soyougi.
Menjalani Liburan dengan Ritme Lebih Santai
Berbeda dari perjalanan singkat dengan jadwal destinasi yang padat, masa tinggal Soyou di Bali memberinya kesempatan untuk menikmati pulau tersebut secara lebih perlahan.
Dalam vlognya, Soyou memperlihatkan berbagai sisi kesehariannya selama berada di Bali. Ia tidak hanya mengunjungi tempat wisata, tetapi juga memperlihatkan vila tempatnya menginap, pergi berbelanja, mencicipi makanan, hingga meluangkan waktu untuk berolahraga.
Pola perjalanan semacam ini membuat liburan terasa lebih dekat dengan konsep slow travel, yakni menikmati suatu destinasi tanpa harus terburu-buru berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.
Bali pun menjadi latar yang menarik untuk pengalaman tersebut. Wisatawan dapat menggabungkan waktu bersantai dengan aktivitas sehari-hari, menikmati kuliner lokal, berolahraga, serta mencoba berbagai kegiatan kebugaran.
Menjajal Wisata Wellness di Bali
Salah satu bagian menarik dari perjalanan Soyou adalah agenda wellness yang cukup beragam.
Ia mencoba latihan peregangan dengan tubuh digantung menggunakan bantuan peralatan dan didampingi instruktur. Meski sempat merasa sedikit takut saat pertama mencobanya, Soyou kemudian menikmati pengalaman tersebut.
Aktivitasnya tidak berhenti di sana. Soyou juga mengikuti sejumlah kelas yoga selama berada di Bali.
Pilihan tersebut terasa selaras dengan karakter Bali yang selama bertahun-tahun berkembang menjadi salah satu destinasi populer bagi wisatawan yang mencari pengalaman liburan berbasis kebugaran, relaksasi, dan keseimbangan tubuh.
Menikmati Pengalaman Sound Healing
Soyou juga mencoba sound healing, aktivitas relaksasi yang memanfaatkan suara dan getaran sebagai bagian dari sesi meditasi.
Suasana sesi tersebut tampaknya begitu menenangkan. Saat mengikuti meditasi dalam kelas sound healing, Soyou bahkan sempat tertidur.
Momen tersebut memperlihatkan sisi lain perjalanan ke Bali. Selain pantai, pemandangan alam, dan kuliner, wisatawan juga dapat mengisi perjalanan dengan aktivitas yang memberi kesempatan untuk beristirahat dari rutinitas sehari-hari.
Konsep perjalanan semacam ini semakin membuat Bali menarik bagi wisatawan yang tidak hanya mencari tempat untuk dikunjungi, tetapi juga pengalaman untuk dinikmati secara lebih personal.
Liburan yang Tetap Aktif
Meski menjalani perjalanan panjang, Soyou tidak meninggalkan rutinitas olahraganya.
Menariknya, saat menimbang berat badan menjelang akhir masa liburannya, angka pada timbangan menunjukkan 49,1 kilogram. Hasil tersebut membuatnya terkejut karena ia mengaku tidak sedang berusaha menurunkan berat badan dan justru merasa cukup banyak makan selama berada di Bali.
Setelah mengetahui perubahan tersebut, Soyou memilih menetapkan target untuk lebih membangun massa otot sebelum kembali ke Korea Selatan dengan memperbaiki pola makan dan meningkatkan latihannya.
Pengalaman itu turut memperlihatkan bahwa liburan panjang tidak selalu identik dengan berhenti beraktivitas. Perjalanan justru dapat menjadi kesempatan untuk membangun rutinitas berbeda, termasuk mencoba jenis olahraga maupun kegiatan relaksasi yang sulit dilakukan di tengah kesibukan sehari-hari.
Bali, Lebih dari Sekadar Destinasi Pantai
Cerita perjalanan Soyou memberikan gambaran lain mengenai daya tarik Bali bagi wisatawan internasional.
Pulau Dewata memang identik dengan pantai dan panorama alam tropis. Namun, pengalaman perjalanan di Bali kini juga semakin beragam, mulai dari tinggal di vila, mencicipi kuliner, menjelajahi kawasan wisata, mengikuti kelas yoga, hingga mencoba aktivitas wellness seperti sound healing.
Bagi wisatawan yang memiliki waktu lebih panjang, Bali menawarkan kesempatan untuk menikmati liburan tanpa harus selalu mengejar daftar destinasi.
Perjalanan Soyou selama sekitar satu bulan menjadi contoh bagaimana liburan di Bali dapat dijalani dengan cara yang lebih santai: menikmati tempat tinggal, makanan, aktivitas fisik, sekaligus memberikan ruang bagi tubuh dan pikiran untuk beristirahat.
Pada akhirnya, pesona Bali bukan hanya terletak pada banyaknya tempat yang dapat dikunjungi. Pengalaman terbaik terkadang justru hadir ketika perjalanan dijalani lebih perlahan, memberi kesempatan kepada wisatawan untuk benar-benar menikmati suasana Pulau Dewata.