Monday, 05 October 2026
Hot

Pasca-Karhutla, Pendakian Rinjani via Senaru Dibuka Normal

Jalur pendakian Gunung Rinjani via Senaru kembali dibuka normal sejak 3 Oktober 2026 setelah kebakaran hutan dan lahan berhasil dipadamkan.

Article ad before first paragraph

Heri Purwadyo Penulis | Ipnu Subroto Editor

HARIANEXPRESS, LOMBOK – Balai Taman Nasional Gunung Rinjani membuka kembali jalur pendakian Gunung Rinjani via Senaru setelah sempat ditutup akibat kebakaran hutan dan lahan, Minggu (4/10/2026).

Pembukaan kembali jalur Senaru tersebut mulai berlaku sejak Sabtu, 3 Oktober 2026. Pembukaan ini dilakukan secara normal setelah petugas memastikan titik api akibat kebakaran hutan dan lahan telah padam sepenuhnya.

Sebelumnya, kebakaran melanda kawasan Bukit Setampol dan Puncak Sangkareang di Taman Nasional Gunung Rinjani sejak 22 September 2026. Peristiwa tersebut menyebabkan penutupan sementara untuk jalur pendakian Senaru dan Torean guna menjaga keselamatan para pendaki.

Article ad in the middle of article

“Jalur tersebut sebelumnya ditutup, dibuka kembali hari ini. Pendakian di jalur pendakian Senaru dibuka kembali setelah dilakukan assessment mandiri bersama tim gabungan dan dipastikan api telah padam,” ujar Astekita Ardiaristo, Kepala Subbagian Tata Usaha Balai TNGR Lombok Timur.

Para calon pendaki kini sudah bisa melakukan pemesanan tiket kembali secara daring. Aplikasi pemesanan tiket pendakian telah diaktifkan kembali untuk memfasilitasi publik.

“Aplikasi E-Rinjani telah dibuka untuk booking online. Sebelumnya dilakukan pembukaan secara terbatas, sekarang pembukaan pendakian telah normal kembali,” ujar Astekita Ardiaristo.

Saat ini tercatat ada lima jalur pendakian resmi Gunung Rinjani yang beroperasi normal, yaitu Sembalun, Senaru, Timbanuh, Tetebatu, dan Aik Berik. Di sisi lain, jalur pendakian melalui Torean masih ditutup oleh pihak pengelola karena memerlukan pemeliharaan.

“Kalau jalur Torean masih tutup. Ada beberapa lokasi terkena dampak kebakaran, jadi akan kami perbaiki atau lakukan pemeliharaan jalur terlebih dahulu,” ujar Astekita Ardiaristo.

Kebakaran hutan di kawasan taman nasional tersebut dilaporkan telah menghanguskan lahan seluas 1.098,75 hektare. Khusus untuk kawasan Bukit Setampol, area yang terdampak kebakaran mencapai 589 hektare.

Sumber:
  • https://travel.detik.com/travel-news/d-8691363/pasca-karhutla-jalur-pendakian-rinjani-via-senaru-kembali-dibuka
Article ad after last paragraph